Kategori
Operasional Sales & Marketing Tips

Strategi Jitu dalam Mengelola Bisnis Kuliner Pinggir Jalan

Bisnis kuliner pinggir jalan bisa menjadi pilihan karena mampu mendatangkan keuntungan yang menggiurkan. Bisnis kuliner memang semakin diminati dengan semakin banyaknya inovasi dan kreasi kuliner yang menggugah selera. Kuliner pinggir jalan juga memiliki penggemar tersendiri yang membuat bisnis ini terus maju dan berkembang. Anda pun bisa membangun bisnis makanan di pinggir jalan.

Meski begitu, ada banyak hal yang harus diperhatikan karena semakin hari persaingan bisnis kuliner semakin ketat. Apalagi dengan semakin sulit dan mahalnya lokasi tepi jalan yang sebenarnya bisa mendatangkan lebih banyak pelanggan. Berikut ini ada strategi jitu yang bisa Anda lakukan ketika ingin membangun dan mengelola bisnis kuliner di pinggir jalan.

Pemilihan Lokasi yang Tepat

Tidak semua lokasi pinggir jalan bisa mendatangkan banyak keuntungan dalam menjual kuliner. Pilihlah lokasi yang ramai pengunjung, pejalan kaki atau pengendara, sesuai dengan target pasar yang Anda tuju. Misalnya, target pasar Anda adalah mahasiswa, maka pilihlah tepi jalan yang berada di sekitar kampus atau kost. Berbeda lagi jika target pasar Anda adalah pekerja pabrik atau kantor.

Sebelum memilih lokasi bisnis kuliner pinggir jalan ini, pastikan Anda sudah mengetahui harga sewa di tepi jalan tersebut. Beberapa lokasi mungkin tidak membutuhkan biaya sewa, tapi cukup izin untuk berjualan, tapi ada juga tepi jalan yang mengharuskan Anda membayar biaya sewa. Jadi, persiapkan modal yang dibutuhkan untuk membayarnya.

Harga Jajanan Terjangkau

Kuliner pinggir jalan memang mampu memikat selera banyak orang karena strategis dan mudah ditemukan. Namun, jika harga yang ditawarkan lebih tinggi dibanding harga pada umumnya, maka bisa membuat pembeli merasa kapok dan enggan untuk berkunjung lagi ke tempat makan Anda. Oleh karena itu, perhatikan daftar harga yang Anda sediakan.

Sebelum menentukan harga, pastikan Anda melakukan survey harga terlebih dahulu di pasaran. Sesuaikan juga dengan modal yang Anda keluarkan. Untuk memikat hati pembeli, jangan mengharapkan untung yang melimpah terlebih dahulu. Tidak masalah jika untung kecil, tapi dikalikan banyak karena banyak pelanggan yang percaya pada bisnis kuliner pinggir jalan milik Anda.

Cita Rasa yang Tidak Mengecewakan

Bukan hanya harga yang bisa membuat pembeli merasa kapok berkunjung ke tempat makan Anda, melainkan cita rasa yang disajikan. Percuma jika masakan dijual dengan harga murah, tapi rasanya tidak enak. Oleh karena itu, Anda harus memastikan bahwa makanan dan minuman yang Anda sajikan memiliki cita rasa yang nikmat dan menggugah selera.

Apabila Anda berhasil menghadirkan menu makanan yang lezat, maka Anda akan mendapatkan pelanggan setiap. Lokasi yang berada di pinggir jalan memudahkan Anda untuk mendapatkan pembeli pertama. Apabila mereka puas dengan cita rasa yang disajikan, maka mereka akan kembali lagi ke tempat bisnis kuliner pinggir jalan yang Anda miliki.

Kenyamanan dan Pelayanan

Selain itu, kenyamanan dan pelayanan yang terbaik harus turut Anda berikan untuk membuat pembeli merasa betah menyantap makanan di tempat. Pastikan tempat Anda memiliki kebersihan yang terjaga, rapi dan wangi. Anda juga harus lebih ramah dengan menebarkan senyum dan salam kepada pembeli yang datang. Dengan begitu, mereka akan merasa senang.

Keempat tips di atas bisa menjadi strategi jitu untuk mengembangkan bisnis kuliner di pinggir jalan. Tidak mudah memang mengelola bisnis kuliner di tengah persaingan yang semakin ketat. Oleh karena itu, Anda harus senantiasa melakukan inovasi dan kreasi terhadap berbagai aspek pada bisnis kuliner pinggir jalan milik Anda, seperti rasa, tampilan dan pelayanan.

Kategori
Sales & Marketing Tips

Laris Manis! Inilah Tips Bisnis Kuliner Online untuk Anda

Bisnis kuliner online semakin diminati karena memberikan lebih banyak keuntungan, dibanding bisnis yang dijalankan secara offline. Salah satu keuntungannya adalah tidak perlu mengeluarkan uang untuk sewa tempat. Namun, Anda harus memiliki strategi khusus, agar jualan laris manis dan mendapatkan banyak pelanggan. Berikut tips bisnis kuliner secara kuliner untuk Anda.

Sering-sering Melakukan Promosi

Promosi menjadi bagian penting dalam setiap bisnis online, terutama kuliner. Tanpa adanya promosi, bagaimana orang-orang bisa mengetahui makanan atau minuman yang kita jual? Tidak adanya outlet atau tempat berjualan membuat Anda harus lebih giat dalam melakukan promosi, meskipun itu hanya promosi dari mulut ke mulut.

Pada dasarnya, ada metode promosi secara gratis dan berbayar. Tidak ada salahnya jika Anda memilih keduanya agar lebih maksimal. Anda bisa memanfaatkan media sosial pribadi atau membuat media sosial khusus untuk bisnis Anda. Selain itu, Anda juga bisa melakukan promosi berbayar di media sosial, agar bisnis kuliner online Anda terlihat lebih terpercaya.

Rutin Melakukan Endorsement

Sekarang ini, keberadaan influencer atau selebgram sangat berpengaruh terhadap penjualan. Seorang influencer atau selebgram, mereka memiliki followers yang jumlahnya sudah banyak. Pilihlah influencer atau selebgram dengan kredibilitas yang bagus. Hal ini tidak terlihat dari komentar pada setiap postingan-nya. Sesuaikan juga dengan target pasar yang Anda tuju.

Misalnya, Anda mempromosikan kuliner kekinian, maka pilihlah influencer atau selebgram yang masih muda. Untuk bisa menggunakan jasa influencer atau selebgram ini, tentu saja Anda harus merogoh kocek, mulai dari yang terjangkau hingga cukup mahal. Jangan ragu untuk bertanya masalah bayaran di awal, agar tidak terjadi masalah nantinya.

Coba Ikut Bazar atau Festival

Jika di tempat Anda sering diadakan bazar atau festival khusus makanan, jangan ragu untuk mengikutinya. Cara ini bisa berguna untuk mempromosikan kuliner yang Anda jual. Biasanya, banyak orang yang akan hadir pada bazar atau festival tersebut dan Anda bisa memanfaatkan momen tersebut, untuk memperkenalkan makanan atau minuman yang Anda jual.

Namun, Anda juga harus memperhitungkan biaya yang perlu dikeluarkan. Untuk bisa menjadi salah satu bagian dari bazar atau festival tersebut, maka dikenakan biaya registrasi. Jika memang Anda memiliki modal untuk itu, maka bazar atau festival bisa menjadi langkah yang cerdas untuk mengembangkan bisnis kuliner online Anda.

Aktif di Media Sosial

Bisnis online memang tidak memiliki outlet atau tempat berjualan secara offline, tapi Anda bisa menjadikan media sosial sebagai lapak Anda untuk berjualan. Selain murah, Anda juga bisa mendapatkan target pasar yang lebih luas. Anda bisa membuatkan media sosial khusus untuk bisnis kuliner Anda, seperti instagram, facebook atau media sosial lainnya.

Setelah memiliki media sosial, Anda juga harus aktif menjalankan media sosial tersebut, agar nantinya mendapatkan lebih banyak minat dari pembeli. Paling tidak setiap hari Anda harus melakukan update atau posting sesuatu, seperti diskon, promo, menu terbaru, dan lain sebagainya. Pastikan Anda memposting konten yang berkaitan dengan bisnis kuliner online Anda.

Bersikap Ramah pada Pembeli

Pelayanan yang ramah dan memuaskan sangatlah penting untuk membuat pelanggan betah memilih toko online kita, untuk membeli makanan atau minuman. Karena dilakukan secara online, maka pastikan Anda telah membalas pesan dari pelanggan dengan cepat, jelas dan ramah. Apalagi saat Anda mengantarkan pesanan, maka ucapkan terima kasih dengan senyuman tulus.

Kelima tips di atas bisa membantu Anda untuk membuat bisnis kuliner semakin laris manis. Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat memang tidak mudah untuk memikat hati pelanggan. Oleh karena itu, diperlukan strategi khusus agar bisnis kuliner online yang dijalankan mendapatkan hati di masyarakat.

Kategori
Sales & Marketing Tips

Inilah 5 Tips Sukses Menjalankan Bisnis Kuliner Daerah

Saat ini, bisnis kuliner daerah sedang populer karena memiliki banyak penggemar. Meskipun banyak makanan modern yang berdatangan, tapi dengan inovasi dan kreasi, makanan daerah atau tradisional pun tak pernah lekang oleh waktu. Tentu saja, tidak mudah untuk menjalankan bisnis kuliner ini di tengah persaingan yang ketat dan berikut tips-nya.

Maksimalkan Manfaat Promosi

Promosi sangat penting untuk mendapatkan perhatian dari para pembeli. Dengan promosi, maka kita bisa mengenalkan makanan apa saja yang kita sajikan beserta kelebihannya. Meskipun bisnis sudah berjalan lama, tetap saja promosi dibutuhkan. Banyak metode promosi yang bisa dipilih, seperti media sosial, brosur, iklan di TV, radio dan lainnya.

Pemilihan metode promosi ini harus disesuaikan dengan budget yang ada. Promosi paling murah adalah dari mulut ke mulut. Anda bisa memanfaatkan relasi untuk berpromosi. Anda juga bisa memanfaatkan media sosial untuk menarik perhatian pembeli masa kini. Dengan media sosial, Anda bisa menjalankan bisnis kuliner daerah dengan lebih modern.

Pertahankan Ciri Khas

Makanan tradisional atau daerah memiliki ciri khas yang bisa dijadikan daya tarik tersendiri. Jika Anda menjalankan bisnis kuliner tradisional ini, maka Anda juga harus mempertahankan ciri khas yang dimilikinya. Dengan begitu, sensasi makan makanan tradisional masih bisa dirasakan oleh pembeli, karena inilah yang menjadi kelebihan dari makanan tradisional.

Misalnya saja, Anda ingin menjual kue klepon. Ciri khas kue ini adalah memiliki isian gula jawa di bagian dalamnya. Anda pun harus mempertahankan adanya isian di dalam kue klepon. Hanya saja, Anda bisa mengkreasikannya dengan mengganti isiannya, menjadi keju, cokelat, bumbu rujak dan lain sebagainya.

Minta Masukan dari Pelanggan

Selera dan minat pelanggan sangat penting untuk diperhatikan jika Anda tidak ingin kehilangan pelanggan setia. Namun, seiring berjalannya waktu, minat pelanggan mungkin bisa berubah dan Anda pun harus bisa memenuhi trend. Sehingga Anda bisa menyesuaikan menu masakan, pelayanan dan hal lain dengan selera pelanggan.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika Anda meminta masukan dari pelanggan secara berkala, misalnya seminggu sekali, sebulan sekali atau jangka waktu lain sesuai dengan kebutuhan Anda. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui apa kelebihan dan kekurangan dari bisnis kuliner daerah yang sedang Anda jalankan.

Ramah terhadap Pembeli

Makanan yang lezat dan harga yang murah mungkin bisa menarik minat pembeli. Tapi, pelayanan yang ramah bisa membuat pembeli menjadi pelanggan setiap. Posisikan pembeli sebagai raja di mana Anda harus memberikan pelayanan terbaik dan ramah, agar pembeli merasa nyaman ketika membeli makanan yang kita jual.

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah memberikan pelayanan dengan senyuman yang tulus. Jangan lupa untuk selalu menebar senyum ketika Anda berhadapan dengan pembeli. Jangan ragu untuk menyambut kedatangan pembeli dan mengucapkan terima kasih atas kedatangannya. Dengan begitu, bisnis kuliner daerah yang Anda jalankan akan mendapatkan banyak pembeli hingga pelanggan setia.

Menjaga Kebersihan

Bagi Anda yang memiliki outlet atau tempat berjualan makanan khas daerah, maka pastikan tempat tersebut memiliki kebersihan yang terjaga, rapi dan wangi. Tempat yang nyaman akan membuat pembeli merasa betah berlama-lama di tempat Anda. Anda bisa bersih-bersih sebelum para pembeli datang atau selagi ada waktu luang agar kebersihan selalu terjaga.

Kelima tips di atas bisa Anda lakukan untuk terus bertahan di tengah persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat. Sebagai pelaku bisnis kuliner trandisional, Anda harus terus berinovasi dan berkreasi untuk memikat minat pembeli dan bisnis kuliner daerah bisa lebih berkembang dan maju.

Kategori
Legalitas Sales & Marketing Tips

Ingin Memulai Bisnis Makanan? Berikut 5 Tips untuk Anda

Sebagai pemula, tentu tidak mudah bagi Anda untuk memulai bisnis makanan di tengah persaingan yang semakin ketat. Dunia kuliner memang terus berkembang dengan berbagai kreasi menu sampai sajiannya, sehingga menarik banyak pembeli. Jika Anda masih bingung dari mana harus memulai bisnis kuliner, maka bisa mengikuti lima tips ini.

Riset Pasar dalam Berbisnis

Riset pasar sangat penting untuk dilakukan ketika Anda ingin memulai bisnis, termasuk bisnis kuliner. Minat pasar bisa berubah sewaktu-waktu. Apabila kita ingin menarik minat pasar, maka kita harus tahu trend kuliner seperti apa yang sedang disukai oleh pasar. Dengan begitu, bisnis kuliner akan terus bertahan, meskipun banyak pesaing berdatangan.

Misalnya saja, Anda membuat kuesioner yang berisi minat pasar terhadap cita rasa makanan, penyajian, harga dan lain sebagainya. Hasilnya akan lebih valid jika Anda memberikan kuesioner tersebut pada target pasar Anda, misalnya mahasiswa, pekerja pabrik, kantoran atau lainnya. Jangan lupa untuk memberikan imbalan agar mereka bersedia meluangkan waktu mengisi kuesioner tersebut.

Mempertimbangkan Hal-hal Kecil

Bukan hanya hal-hal besar yang harus diperhatikan ketika memulai bisnis makanan. Banyak hal memang yang harus dipertimbangkan ketika memulai sesuatu, apalagi bisnis. Membuat makanan sesuai minat pasar mungkin memang baik, tapi kita juga harus memperhatikan kesenangan hati ketika membuatnya. Bagaimana makanan bisa enak, jika kita yang membuatnya saja tidak suka.

Selain masalah kesenangan, Anda juga harus memperhatikan di mana akan menjual makanan tersebut, apakah secara online, menyewa tempat, di rumah atau food truck yang sedang nge-hits. Vendor penyedia bahan makanan juga harus dipertimbangkan dengan baik, agar makanan yang kita sajikan memiliki kualitas terbaik.

Membuat Rencana Bisnis

Rencana memang menjadi hal yang penting sebelum memulai bisnis makanan. Anda harus membuat perencanaan yang matang hingga planning B, antisipasi jika ada rintangan yang datang dan lain sebagainya. Perencanaan tersebut bisa berisi eksperimen makanan, mencari lokasi untuk berjualan, membangun cafe, hingga promosi yang harus dilakukan.

Dalam membuat rencana ini, ada baiknya jika Anda juga harus mempertimbangkan rencana B karena dalam bisnis tidak ada yang mulus. Pasti ada rintangan yang datang, misalnya harga sewa lokasi yang mahal, maka ada baiknya jika Anda menjual di rumah terlebih dahulu. Apabila jualan dilakukan di rumah, maka promosi harus lebih gencar dan lain sebagainya.

Membuat Anggaran Pemasukan dan Pengeluaran

Selain perencanaan kegiatan yang harus dilakukan, pembuatan anggaran juga penting untuk memulai bisnis makanan. Pertama, pastikan terlebih dahulu dari mana pemasukan bisnis berasal, seperti gaji bulanan, pinjaman, kredit, dan lain sebagainya. Baru setelah itu, Anda bisa menuliskan pengeluaran apa saja yang diperlukan.

Biasanya, pengeluaran ini digunakan untuk membeli bahan makanan, peralatan, promosi, sewa tempat dan lain sebagainya. Penting bagi Anda untuk memastikan pengeluaran dengan melakukan survei harga di internet. Untuk lebih akuratnya, Anda bisa mencari informasi harga dari toko atau vendor yang akan mengurus ketersediaan bahan makanan.

Menu Masakan yang Disajikan

Apabila semua sudah siap, maka saatnya Anda membuat makanan yang akan dijual. Untuk awal, tidak ada salahnya jika Anda memberikan makanan tersebut pada kerabat dan orang-orang sekitar untuk mencicipi. Apabila sudah enak, mereka pasti ingin membeli dan merekomendasikannya pada orang lain. Selain itu, Anda juga bisa memperbaiki apa yang masih kurang dari masakan tersebut.

Kelima tips di atas bisa menjadi langkah awal bagi Anda untuk memiliki bisnis makanan sesuai dengan kemampuan. Sebagai awal, tidak perlu menyajikan banyak makanan terlebih dahulu. Sistem PO (pre-order) bisa menjadi jika Anda tidak memiliki banyak modal. Dengan begitu, memulai bisnis makanan akan terasa lebih mudah.

Kategori
Sales & Marketing

Ide Promo Penarik Pelanggan untuk Usaha Kulinermu

Siapa yang nggak suka promo? Ya, promo menjadi senjata para pengusaha kuliner untuk memperkenalkan produknya. Pelanggan cenderung melihat promo yang ditawarkan sebelum memutuskan untuk membeli. Promo yang unik dapat menjadi daya tarik tersendiri agar pelanggan senang. Berikut adalah ide promo yang banyak digunakan dan dapat kamu terapkan di usaha kuliner

Promo Buy 1 Get 1

Promo beli 1 gratis 1 ini adalah promo yang paling umum dan sering kita lihat, namun sangatlah efektif. Promo ini memberikan kesan membeli produk dengan setengah harga. Biasanya kita melihat promo ini saat pembukaan outlet baru

Promo Pada Jam tertentu

Promo ini efektif jika kalian ingin membuat kesan ramai pada outlet Anda. Seperti contoh promo Anda akan berlangsung dari jam 2 hingga jam 4 sore, maka pada saat ini para pelanggan akan berburu mengambil promo dan dapat menjadi pusat perhatian para pengguna jalan

Promo Diskon bundling

Promo Diskon ini dapat mendorong konsumen membeli dengan volume lebih tinggi. Promo ini juga dapat menjadi trik untuk pelanggan mengajak temannya untuk membeli atau istilahnya patungan

Promo Diskon Hari Besar

Pengusaha kuliner biasa memanfaatkan momen penting untuk melakukan promo. Kita dapat ambil contoh pada memperingati hari pahlawan di tanggal 10 November, atau pada momen dimana pemilu dilakukan. Di tanggal tersebutlah para pengusaha kuliner memainkan promo.

Promo Ulang Tahun

Promo ini sangatlah eksklusif. Pelanggan dapat mengambil promo ini dengan syarat menunjukkan kartu identitas seperti KTP atau Kartu Pelajar dan mencocokkan tanggal lahir mereka dengan hari ini. Promo ini juga dilakukan pengusaha kuliner untuk memberikan perhatian lebih ke pelanggannya, karena pepatah mengatakan pelanggan adalah raja.

Diskon Nama Pelanggan

Nah ini promo yang sangat jarang namun pernah digunakan oleh brand besar seperti Wingstop. Pengusaha kuliner sebelumnya sudah menyiapkan beberapa nama untuk dijadikan bahan promo. Kemudian promo jenis ini akan berlaku jika nama pelanggan mengandung kata yang sudah disiapkan oleh pengusaha kuliner. Contohnya promo akan berlaku jika nama kamu ‘Nova’ atau ‘Febri’.

Promo Diskon Khusus Member

Promo ini ditujukan untuk pelanggan loyal atau pelanggan yang sering kembali. Biasanya untuk menjadi member, pelanggan diwajibkan untuk membayar sejumlah biaya registrasi untuk mendapatkan diskon khusus dan memiliki masa waktu. Ada juga beberapa brand yang menawarkan membership gratis. Seperti contoh Fore Coffee yang memberikan diskon khusus pelanggannya jika mendaftar dan memesan melalui aplikasi miliknya.

Promo Ajakan

Tidak semua pengusaha kuliner dapat menerapkan promo ini. Promo ini berlaku biasanya dalam bentuk voucher. Jika pelanggan merekomendasikan suatu kuliner ke temannya, maka pelanggan tersebut mendapat voucher. Hal ini diterapkan oleh Kopi Kenangan pada aplikasi mobile-nya.

Promo Tag Teman di Media Sosial

Promo jenis digital ini sangat populer dan mudah diterapkan. Pengusaha kuliner dapat memberikan syarat pengambilan promo yang mengharuskan pelanggan posting foto makanan/minuman di instagram pribadinya dan tag akun media sosial temannya. Promo ini juga dapat menjadi trik marketing tanpa mengeluarkan biaya.

Nah ada banyak ide promo yang bisa digunakan, tinggal kalian pengusaha kuliner memilih ingin menjalankan promo apa, dimana dan kapan ya. Kalo kalian lebih suka pasang promo yang mana nih? Share juga artikel ini ke teman pengusaha kuliner lainnya agar bermanfaat untuk mereka juga.