Kategori
Tips

5 Skill yang Harus Dimiliki Pengusaha Kuliner Sukses

Perjalanan pengusaha kuliner sukses pasti tidak bisa terlepas dari yang namanya kegagalan. Setiap orang memiliki jalan hidupnya masing-masing, tergantung dari bagaimana kita menghadapi setiap rintangan dengan baik. Untuk mencapai kesuksesan sebagai pengusaha kuliner, tentu Anda harus memenuhi kualifikasinya terlebih dahulu, yaitu dengan memiliki skill berikut ini.

Kemampuan di Bidang Kuliner

Bagaimana bisa membangun bisnis kuliner jika kita tidak bisa memasak? Kemampuan memasak menjadi dasar yang harus Anda miliki jika ingin bergelut di bidang kuliner. Dengan begitu, Anda bisa berkreasi dengan menciptakan berbagai resep, tampilan dan kreasi lain yang bisa menguntungkan. Selain memasak, Anda juga harus memiliki selera yang baik terhadap makanan.

Jika Anda tidak memiliki kemampuan dalam memasak, paling tidak Anda suka memasak karena nantinya bisa belajar seiring dengan berjalannya waktu. Asal Anda memiliki selera yang baik terhadap kuliner, maka Anda bisa menjadi pengusaha kuliner sukses. Apalagi jika Anda tidak pernah lelah untuk selalu belajar dalam bidang kuliner.

Memiliki Kemampuan Leadership

Meskipun Anda sedang merintis dan belum memiliki banyak karyawan, tetap saja kemampuan leadership sangat dibutuhkan untuk perkembangan bisnis. Sebagai pemilik bisnis, Anda harus memahami visi, misi dan usaha kuliner yang Anda miliki. Dengan begitu, segala sesuatu yang kita lakukan harus merujuk pada visi dan misi yang ada.

Agar bisnis berjalan sesuai dengan seharusnya, maka diperlukan komando dari satu orang, yaitu pemilik usaha. Apabila Anda tidak memiliki kemampuan leadership, bagaimana nantinya bisa mengatur karyawan dalam jumlah yang banyak? Apalagi jika nanti bisnis kuliner Anda sudah bisa membuka cabang, maka dibutuhkan jiwa kepemimpinan untuk menjalankannya.

Kemampuan Promosi

Bisnis tanpa adanya promosi maka tidak akan berkembang, termasuk bisnis kuliner yang sedang Anda jalankan. Untuk memperkenalkan makanan atau minuman yang Anda jual, maka dibutuhkan promosi. Terdapat banyak teknik promosi yang bisa Anda terapkan pada bisnis kuliner Anda, mulai dari promosi yang gratis hingga promosi berbayar, tergantung kebutuhan.

Untuk menjadi pengusaha kuliner sukses, tentu kita harus memulainya dari awal. Anda bisa memanfaatkan media sosial pribadi atau promosi gratis dari mulut ke mulut untuk memperkenalkan kuliner yang Anda jual. Apabila usaha kuliner Anda sudah cukup menghasilkan, maka jangan lupa untuk menyisihkan keuntungan untuk digunakan promosi.

Kemampuan Mengatur Keuangan

Kemampuan mengatur keuangan sangatlah diperlukan ketika Anda ingin mendapatkan kesuksesan dalam berbisnis. Beberapa bisnis terpaksa gulung tikar karena tidak memisahkan antara keuangan bisnis dengan keuangan pribadi. Oleh karena itu, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan untuk bisnis, agar terlihat jelas bagaimana pemasukan dan pengeluaran.

Setelah memisahkan catatan keuangan, selanjutnya Anda harus mencatat secara terperinci mengenai pemasukan yang Anda dapatkan, apakah dari tabungan pribadi, pinjaman atau lainnya, begitu juga dengan pengeluaran. Pastikan Anda telah memperhitungkan dengan jelas pengeluaran apa saja yang diperlukan dan keuntungan yang didapatkan.

Kemampuan Membangun Relasi

Sebagai pengusaha kuliner Anda tidak bisa menjalankan bisnis tersebut seorang diri. Anda pasti membutuhkan orang lain, seperti penyedia bahan baku, petugas kebersihan, pramusaji, dan lain sebagainya. Penting bagi Anda untuk membangun relasi dengan pihak-pihak terkait, agar bisnis Anda berjalan dengan lancar tanpa menimbulkan masalah dengan pihak lain. Selain kelima skill di atas, tentu Anda harus memiliki jiwa pebisnis, seperti berani mengambil risiko, penuh pertimbangan, kreatif dan inovatif. Dengan kemampuan dan jiwa pebisnis tersebut, maka bisnis yang Anda jalankan akan berkembang dengan pesat hingga Anda menjadi pengusaha kuliner sukses.

Kategori
Tips

Tren Bisnis Kuliner Tahun 2020 untuk Menaikkan Omzet

Tren bisnis kuliner setiap tahunnya pasti berubah, termasuk di tahun 2020 ini. Sebagai pebisnis di bidang kuliner, tentu Anda harus mengikuti perkembangan zaman agar mampu memikat hati banyak pengunjung. Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat membuat Anda harus lebih inovatif untuk menarik perhatian pembeli.

Live Music

Menikmati makanan dan minuman sambil mendengarkan musik adalah momen paling syahdu yang bisa Anda rasakan. Suasana romantis pun akan tercipta dengan adanya live music di tempat makan. Pengunjung pun akan merasa betah berlama-lama di tempat makan untuk menikmati alunan lagi yang dinyanyikan oleh pemusik dan penyanyi di restoran tersebut.

Jika bisnis kuliner Anda masih sepi dan membutuhkan sesuatu yang unik, tidak ada salahnya Anda menambahkan arena panggung untuk para pemain musik atau penyanyi tampil di tempat makan tersebut. Tidak perlu panggung yang megah, cukup dengan panggung sederhana maka Anda bisa menghadirkan tren bisnis kuliner yang diminati oleh banyak orang.

Buka 24 Jam

Sekarang ini, kegiatan anak muda tidak hanya terbatas pada pagi dan siang hari saja. Bahkan, malam hari pun masih banyak orang yang beraktivitas hingga 24 jam. Pada jam-jam inilah mereka kesulitan untuk menemukan tempat makan. Padahal, bisa dibilang jika masih banyak orang yang terjaga hingga larut malam untuk mencari makan.

Jika Anda ingin memperluas target pasar di bisnis kuliner ini, maka jadikan tempat makan Anda menjadi tempat makan 24 jam. Dijamin, tempat makan Anda akan didatangi oleh banyak pengunjung, apalagi pada weekend. Jadi, tidak ada ruginya membuka bisnis kuliner 24 jam agar bisa memenuhi kebutuhan target pasar Anda. 

Tempat yang Instagramable

Rasa yang lezat sudah menjadi syarat utama untuk mendapatkan hati para pembeli atau pengunjung restoran. Akan tetapi, berbeda dengan sekarang ini saat lokasi atau tempat sangat berpengaruh terhadap banyak tidaknya pengunjung di tempat makan Anda. Selain rasa yang nikmat, Anda juga harus memastikan bahwa tempat makan Anda memiliki desain interior yang mengesankan.

Tren bisnis kuliner ini disadari oleh para pengusaha kuliner sehingga banyak restoran yang memiliki desain interior menarik dan instagramable. Tampilan tempat makan yang instagramable akan menarik minat anak muda untuk berkunjung, meskipun hanya sekadar nongkrong atau berfoto. Desain ini juga bisa menjadi keunikan dari tempat makan Anda.

Open Kitchen

Dulu, tempat makan atau restoran pasti memiliki area tersendiri untuk para chef atau koki dalam mempersiapkan hidangan. Area untuk memasak ini biasanya berada di belakang atau ruangan yang berbeda dengan area untuk pengunjung. Berbeda dengan sekarang, banyak tempat makan yang mengusung konsep open kitchen.

Tren bisnis kuliner ini justru terbilang unik dan modern sehingga membuat banyak orang tertarik untuk datang. Pengunjung bisa melihat langsung kegiatan chef ketika mereka memasak. Ada berbagai teknik memasak yang sengaja ditampilkan untuk membuat pengunjung terkesima hingga betah melihat pekerjaan para chef di balik dapur.

Wifi Gratis

Internet sudah menjadi kebutuhan bagi setiap orang di era modern seperti sekarang ini, termasuk ketika mereka makan. Menyediakan Wi-Fi gratis berarti menyediakan sumber kehidupan anak zaman sekarang. Tidak ada salahnya jika Anda menyediakan fasilitas Wi-Fi gratis agar para pengunjung merasa betah berlama-lama di tempat makan Anda sehingga bisa menaikkan omzet penjualan Anda.

Memiliki bisnis kuliner saja tidak cukup untuk meraih kesuksesan. Anda harus melakukan sejumlah inovasi dan kreasi terhadap bisnis kuliner yang sedang Anda jalankan. Beberapa tren bisnis kuliner di atas bisa Anda terapkan agar memikat lebih banyak orang dan omzet penjualan bisa naik.

Kategori
Tips

Ingin Membangun Bisnis Kuliner? Lakukan 3 Kunci Sukses Ini

Membangun bisnis kuliner tidak semudah yang kita bayangkan. Salah-salah, usaha yang kita lakukan selama ini akan sia-sia, bahkan bisnis akan gulung tikar karena perencanaan yang tidak matang. Hal inilah yang sering membuat banyak orang khawatir untuk memulai bisnis kuliner karena mereka takut kegagalan. Sebenarnya, ketakutan ini wajar terjadi ketika seorang yang awam ingin memulai usaha.

Pada dasarnya, setiap bisnis memiliki risiko dan tantangannya masing-masing sehingga kita bisa melakukan antisipasi agar bisnis berjalan dengan lancar. Penting bagi Anda untuk membangun relasi dengan sesama pebisnis kuliner dan mentor di bidang ini. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan tips dan kunci sukses menjadi pebisnis kuliner.

Bagi Anda yang baru pertama kali memasuki bisnis kuliner ini, maka makin ada banyak hal yang harus dipelajari terlebih dahulu. Risiko mengalami kegagalan bisa saja terjadi jika kita tidak mempersiapkan diri dengan baik. Namun, dengan memahami tiga kunci yang akan kita bahas kali ini, maka kita tidak perlu takut lagi dalam menjalankan bisnis kuliner.

Memiliki Pasar yang Luas

Semakin luas pasar, maka semakin besar kemungkinan untuk mendapatkan banyak pelanggan. Penting bagi kita untuk melihat pasar atau peluang dalam membangun bisnis kuliner. Pertama, pilihlah menu makanan yang disukai oleh banyak orang dan dimakan oleh semua kalangan, misalnya mi, bakso, nasi, sate dan makanan lain yang disukai oleh banyak orang.

Setelah memilih salah satu jenis makanan yang akan dijual, jangan serta merta menjualnya begitu saja. Lantas, apa bedanya makanan yang Anda jual dengan lainnya? Oleh karena itu, tambahkan sedikit kreasi sebagai ciri khas makanan agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Dengan begitu, akan semakin banyak orang yang tertarik dengan menu makanan Anda.

Memperhatikan Potensi Diri (Feasible)

Selain melihat potensi pasar, Anda juga harus memperhatikan potensi dari dalam diri. Bagaimana Anda bisa menciptakan menu makanan sate jika Anda sendiri tidak mengetahui cara membuatnya atau bahkan Anda tidak menyukai makanan sate. Meskipun Anda bisa mempelajarinya, tapi tetap saja hasil yang didapatkan kurang maksimal dibanding jika Anda memiliki potensi.

Membangun bisnis kuliner tidak hanya disesuaikan dengan minat pasar dan budget yang dimiliki, tapi juga dengan potensi diri. Misalnya, Anda mengetahui cara membuat peyek karena dari kecil Anda diajak berjualan peyek oleh orang tua. Dengan begitu, Anda sudah tahu apa saja resep andalan membuat peyek, cara membuatnya, harga hingga kualitas peyek yang baik.

Infrastruktur Pendukung yang Lengkap

Maksud dari infrastruktur pendukung ini adalah apa-apa saja yang dibutuhkan dalam pembuatan menu makanan, seperti bahan baku. Misalnya, Anda ingin berjualan minuman dari buah, maka bahan baku yang dibutuhkan adalah buah-buahan, susu, es batu, gula dan bahan lainnya. Pastikan, Anda sudah memiliki penyedia bahan-bahan tersebut sehingga tidak akan terjadi masalah pada stok bahan baku.

Namun, Anda tidak boleh asal memilih penyedia bahan baku. Pastikan jika bahan-bahan yang tersedia memiliki kualitas yang baik. Kemudian, karyawan juga memiliki peran penting dalam menyukseskan bisnis kuliner Anda. Setelah memiliki SOP dalam pembuatan menu masakan, maka karyawan tinggal mengikutinya. Pastikan bahwa karyawan yang Anda pilih memiliki pengalaman dan keterampilan di bidangnya.

Ketiga kunci di atas bisa menjadi strategi jitu untuk mengembangkan bisnis kuliner hingga mendapatkan kesuksesan. Butuh perjalanan yang panjang untuk bisa mendapatkan kesuksesan dalam berbisnis. Jangan menyerah ketika Anda menghadapi berbagai halangan dan rintangan, selama Anda membangun bisnis kuliner untuk meraih kesuksesan.

Kategori
Operasional Sales & Marketing Tips

Strategi Jitu dalam Mengelola Bisnis Kuliner Pinggir Jalan

Bisnis kuliner pinggir jalan bisa menjadi pilihan karena mampu mendatangkan keuntungan yang menggiurkan. Bisnis kuliner memang semakin diminati dengan semakin banyaknya inovasi dan kreasi kuliner yang menggugah selera. Kuliner pinggir jalan juga memiliki penggemar tersendiri yang membuat bisnis ini terus maju dan berkembang. Anda pun bisa membangun bisnis makanan di pinggir jalan.

Meski begitu, ada banyak hal yang harus diperhatikan karena semakin hari persaingan bisnis kuliner semakin ketat. Apalagi dengan semakin sulit dan mahalnya lokasi tepi jalan yang sebenarnya bisa mendatangkan lebih banyak pelanggan. Berikut ini ada strategi jitu yang bisa Anda lakukan ketika ingin membangun dan mengelola bisnis kuliner di pinggir jalan.

Pemilihan Lokasi yang Tepat

Tidak semua lokasi pinggir jalan bisa mendatangkan banyak keuntungan dalam menjual kuliner. Pilihlah lokasi yang ramai pengunjung, pejalan kaki atau pengendara, sesuai dengan target pasar yang Anda tuju. Misalnya, target pasar Anda adalah mahasiswa, maka pilihlah tepi jalan yang berada di sekitar kampus atau kost. Berbeda lagi jika target pasar Anda adalah pekerja pabrik atau kantor.

Sebelum memilih lokasi bisnis kuliner pinggir jalan ini, pastikan Anda sudah mengetahui harga sewa di tepi jalan tersebut. Beberapa lokasi mungkin tidak membutuhkan biaya sewa, tapi cukup izin untuk berjualan, tapi ada juga tepi jalan yang mengharuskan Anda membayar biaya sewa. Jadi, persiapkan modal yang dibutuhkan untuk membayarnya.

Harga Jajanan Terjangkau

Kuliner pinggir jalan memang mampu memikat selera banyak orang karena strategis dan mudah ditemukan. Namun, jika harga yang ditawarkan lebih tinggi dibanding harga pada umumnya, maka bisa membuat pembeli merasa kapok dan enggan untuk berkunjung lagi ke tempat makan Anda. Oleh karena itu, perhatikan daftar harga yang Anda sediakan.

Sebelum menentukan harga, pastikan Anda melakukan survey harga terlebih dahulu di pasaran. Sesuaikan juga dengan modal yang Anda keluarkan. Untuk memikat hati pembeli, jangan mengharapkan untung yang melimpah terlebih dahulu. Tidak masalah jika untung kecil, tapi dikalikan banyak karena banyak pelanggan yang percaya pada bisnis kuliner pinggir jalan milik Anda.

Cita Rasa yang Tidak Mengecewakan

Bukan hanya harga yang bisa membuat pembeli merasa kapok berkunjung ke tempat makan Anda, melainkan cita rasa yang disajikan. Percuma jika masakan dijual dengan harga murah, tapi rasanya tidak enak. Oleh karena itu, Anda harus memastikan bahwa makanan dan minuman yang Anda sajikan memiliki cita rasa yang nikmat dan menggugah selera.

Apabila Anda berhasil menghadirkan menu makanan yang lezat, maka Anda akan mendapatkan pelanggan setiap. Lokasi yang berada di pinggir jalan memudahkan Anda untuk mendapatkan pembeli pertama. Apabila mereka puas dengan cita rasa yang disajikan, maka mereka akan kembali lagi ke tempat bisnis kuliner pinggir jalan yang Anda miliki.

Kenyamanan dan Pelayanan

Selain itu, kenyamanan dan pelayanan yang terbaik harus turut Anda berikan untuk membuat pembeli merasa betah menyantap makanan di tempat. Pastikan tempat Anda memiliki kebersihan yang terjaga, rapi dan wangi. Anda juga harus lebih ramah dengan menebarkan senyum dan salam kepada pembeli yang datang. Dengan begitu, mereka akan merasa senang.

Keempat tips di atas bisa menjadi strategi jitu untuk mengembangkan bisnis kuliner di pinggir jalan. Tidak mudah memang mengelola bisnis kuliner di tengah persaingan yang semakin ketat. Oleh karena itu, Anda harus senantiasa melakukan inovasi dan kreasi terhadap berbagai aspek pada bisnis kuliner pinggir jalan milik Anda, seperti rasa, tampilan dan pelayanan.

Kategori
Operasional Tips

Modal dan Keuntungan dalam Menjalankan Bisnis Asinan Betawi

Bisnis Asinan Betawi merupakan bisnis rumahan yang sangat menjanjikan, karena mampu mendatangkan keuntungan yang melimpah. Siapa yang tidak kenal dengan kelezatan Asinan Betawi ini? Hampir setiap orang sudah pernah mencicipinya dan dibuat ketagihan dan rasa segar yang ada pada asinan tersebut. Tidak heran jika semakin banyak orang yang ingin berjualan Asinan Betawi.

Mungkin Anda menjadi salah satu orang yang ingin mencoba berjualan Asinan Betawi. Meskipun banyak kuliner modern yang masuk ke Indonesia, tapi tak membuat ketenaran Asinan Betawi pupus begitu saja. Hal ini menunjukan bahwa Asinan Betawi memiliki banyak penggemar dan dulu hingga sekarang. Bagi Anda yang ingin memulai bisnis ini, tidak ada salahnya memperhatikan ulasan berikut ini.

Modal Awal Asinan Betawi

Untuk penjualan di awal, Anda bisa memanfaatkan teras rumah sebagai tempat berjualan dengan menyediakan meja dan etalase. Dengan begitu, Anda bisa menghemat biaya sewa tempat dan bisa menggunakan modal tersebut untuk keperluan lainnya. Modal awal yang Anda butuhkan adalah etalase kaca makanan, cup makanan, bangku plastik, kantong plastik, sendok hingga sticker logo merek.

Peralatan memasak atau membuat Asinan Betawi bisa memanfaatkan peralatan masak Anda sehari-hari untuk menekan biaya pengeluaran. Dengan begitu, modal awal yang Anda butuhkan untuk membangun bisnis Asinan Betawi tidak lebih dari Rp 5 juta. Dengan modal yang minim ini, Anda bisa mendapatkan untung yang tak kalah menggiurkan.

Biaya Operasional Berjualan

Selain modal awal, Anda juga harus menyediakan budget untuk biaya operasional untuk berjualan Asinan Betawi. Modal inilah yang lebih penting karena tanpa modal ini, Anda tidak bisa menjual asinan. Beberapa bahan yang harus dipersiapkan adalah sayur-sayuran, gula merah, kerupuk mie, cabai keriting, asam jawa, kacang tanah, sayuran hingga asam jawa.

Jika Anda belum memiliki modal yang cukup banyak untuk bisnis Asinan Betawi, maka asinan yang dibuat tidak perlu banyak terlebih dahulu. Hal ini juga berguna untuk memantau kondisi pasar. Nanti, lama kelamaan barulah Anda bisa menambah stok Asinan Betawi. Selain itu, jika Anda membutuhkan pramusaji atau pembuat asinan, maka perlu adanya modal untuk menggajinya.

Omzet Penjualan Asinan Betawi

Bagian inilah yang bisa membuat Anda tertarik untuk menjalankan bisnis yang satu ini. Biasanya, harga jual Asinan Betawi di berbagai toko online adalah Rp 20.000 hingga Rp 25.000. Anda bisa menetapkan harga sesuai harga pasaran dan modal yang sudah Anda keluarkan. Penetapan target harian juga penting, misalnya 50 porsi setiap hari.

Misalnya, Anda menjual Asinan Betawi sebesar Rp 20.000 dan target penjualan adalah 50 porsi, maka penghasilan setiap harinya adalah Rp 1.000.000,- sehingga pendapatan kotor per bulannya adalah Rp 30 juta. Namun, tidak mudah untuk menjual 50 porsi setiap harinya. Hal ini juga bertambah seiring dengan waktu hingga bisnis Asinan Betawi memiliki banyak pelanggan.

Keuntungan Berjualan Asinan Betawi

Misalnya, dari harga Rp 20.000 Anda mendapatkan laba sebesar Rp 5.000. Maka dengan penjualan 50 porsi, Anda mendapatkan laba sekitar Rp 250.000 setiap harinya. Jadi, untuk laba setiap bulannya, Anda bisa mendapatkan untung sekitar Rp 7,5 juta. Semakin maju bisnis yang Anda jalankan, maka semakin banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan.

Dengan keuntungan dan cara pembuatan yang tidak sulit, membuat Asinan Betawi menjadi bisnis yang menggiurkan. Anda juga bisa menambahkan kreasi pada Asinan Betawi agar semakin banyak orang yang tertarik ingin membelinya. Dengan begitu, bisnis Asinan Betawi akan mendapatkan untung yang lebih banyak.

Kategori
Tips

Masih Awam di Dunia Bisnis Kuliner? Lakukan Strategi Ini

Banyak orang yang semakin tergiur dengan keuntungan dari bisnis kuliner sekarang ini, apalagi bisnis yang dilakukan secara online. Meski terlihat mudah, tapi ada banyak hal yang harus dipersiapkan terlebih dahulu sebelum menjalankan bisnis yang satu ini, terutama bagi Anda yang masih awam. Strategi berikut ini bisa dijadikan langkah awal yang baik.

Niat yang Sungguh-Sungguh

Tidak semua penjual makanan atau minuman berhasil hingga mendapatkan kesuksesan. Banyak juga di antara mereka yang menyerah dan berputus asa karena menghadapi berbagai rintangan saat menjalankan usaha kuliner ini. Jika Anda tidak memiliki jiwa pebisnis, mungkin Anda akan menjadi salah satu di antara mereka yang menyerah dan berputus asa.

Modal awal yang harus Anda miliki adalah niat yang sungguh-sungguh. Dengan niat ini, Anda akan lebih fokus, komitmen dan berusaha lebih agar usaha yang dijalankan bisa berkembang dan maju. Untuk bisa sukses tentu tidaklah sebentar. Diperlukan perjalanan yang panjang untuk mendapatkan kesuksesan dalam bisnis kuliner.

Tentukan Kuliner yang Akan Dijual

Sekarang ini, semakin banyak inovasi dan kreasi kuliner yang bisa Anda temukan. Jika tidak memiliki ciri khas tersendiri, maka usaha kuliner Anda tidak akan berkembang. Sebelum membuat kreasi, tentu Anda harus menentukan terlebih dahulu menu atau jenis kuliner seperti apa yang ingin Anda sajikan kepada pembeli nantinya.

Ada banyak jenis kuliner yang bisa dipilih, seperti seafood, vegetarian, daging, mie, makanan tradisional, makanan ala India, Eropa dan lain sebagainya. Anda bisa menemukan jenis kuliner yang tepat dengan melakukan survei kepada masyarakat umum. Dengan begitu, Anda akan tahu bagaimana trend kuliner saat ini. Barulah kemudian memikirkan kreasi yang harus dilakukan.

Buat Toko Online atau Website

Jika Anda ingin menjalankan bisnis kuliner ini secara online, maka Anda wajib memiliki toko online, seperti website, aplikasi atau memanfaatkan media sosial. Toko online ini berguna sebagai lapak untuk Anda menjual makanan dan minuman. Pastikan Anda menyertakan foto-foto yang menarik dan menggugah selera.

Apabila Anda tidak memiliki modal yang lebih, tidak ada salahnya jika Anda memanfaatkan media sosial yang bisa diakses secara gratis. Anda bisa membuat sendiri akun media sosial, khusus untuk usaha kuliner yang sedang Anda jalankan. Media sosial yang sedang diminati oleh banyak orang adalah Instagram, Facebook, dan lain sebagainya.

Lakukan Promosi secara Online

Bagi orang yang masih awam di bidang ini, tentu belum banyak yang tahu mengenai produk kuliner kita. Oleh karena itu, promosi sangat penting dilakukan untuk membangun brand dan mendapatkan perhatian masyarakat. Karena jualan dilakukan secara online, maka Anda juga bisa melakukan promosi secara online agar lebih mudah dan murah.

Anda bahkan bisa memanfaatkan media sosial pribadi untuk mempromosikan bisnis kuliner yang sedang Anda jalankan. Jangan lupa untuk memberikan diskon atau promo di awal buka. Biarkan pembeli mencicipi kelezatan kuliner yang Anda jual dengan harga yang lebih murah. Apabila mereka suka dengan kuliner tersebut, maka akan semakin banyak pembeli yang berdatangan.

Temukan Mentor yang Tepat

Tidak mudah menjalankan bisnis yang belum pernah kita lakukan sebelumnya, termasuk dalam bidang kuliner. Untuk mendapatkan cara dan strategi terbaik, maka Anda harus menemukan mentor yang tepat. Membangun relasi dengan sesama pebisnis tidak akan membuat Anda merugi, justru Anda akan mendapatkan banyak manfaat.

Kelima tips di atas bisa menjadi strategi terbaik bagi Anda yang masih awam di bidang kuliner. Banyak hal yang harus dipersiapkan, bukan hanya masalah jualan, tapi juga mental kita untuk masuk ke dalam persaingan bisnis yang ketat. Apabila semua sudah dipersiapkan, maka bisnis kuliner akan menjadi lebih seru dan menguntungkan.

Kategori
Sales & Marketing Tips

Laris Manis! Inilah Tips Bisnis Kuliner Online untuk Anda

Bisnis kuliner online semakin diminati karena memberikan lebih banyak keuntungan, dibanding bisnis yang dijalankan secara offline. Salah satu keuntungannya adalah tidak perlu mengeluarkan uang untuk sewa tempat. Namun, Anda harus memiliki strategi khusus, agar jualan laris manis dan mendapatkan banyak pelanggan. Berikut tips bisnis kuliner secara kuliner untuk Anda.

Sering-sering Melakukan Promosi

Promosi menjadi bagian penting dalam setiap bisnis online, terutama kuliner. Tanpa adanya promosi, bagaimana orang-orang bisa mengetahui makanan atau minuman yang kita jual? Tidak adanya outlet atau tempat berjualan membuat Anda harus lebih giat dalam melakukan promosi, meskipun itu hanya promosi dari mulut ke mulut.

Pada dasarnya, ada metode promosi secara gratis dan berbayar. Tidak ada salahnya jika Anda memilih keduanya agar lebih maksimal. Anda bisa memanfaatkan media sosial pribadi atau membuat media sosial khusus untuk bisnis Anda. Selain itu, Anda juga bisa melakukan promosi berbayar di media sosial, agar bisnis kuliner online Anda terlihat lebih terpercaya.

Rutin Melakukan Endorsement

Sekarang ini, keberadaan influencer atau selebgram sangat berpengaruh terhadap penjualan. Seorang influencer atau selebgram, mereka memiliki followers yang jumlahnya sudah banyak. Pilihlah influencer atau selebgram dengan kredibilitas yang bagus. Hal ini tidak terlihat dari komentar pada setiap postingan-nya. Sesuaikan juga dengan target pasar yang Anda tuju.

Misalnya, Anda mempromosikan kuliner kekinian, maka pilihlah influencer atau selebgram yang masih muda. Untuk bisa menggunakan jasa influencer atau selebgram ini, tentu saja Anda harus merogoh kocek, mulai dari yang terjangkau hingga cukup mahal. Jangan ragu untuk bertanya masalah bayaran di awal, agar tidak terjadi masalah nantinya.

Coba Ikut Bazar atau Festival

Jika di tempat Anda sering diadakan bazar atau festival khusus makanan, jangan ragu untuk mengikutinya. Cara ini bisa berguna untuk mempromosikan kuliner yang Anda jual. Biasanya, banyak orang yang akan hadir pada bazar atau festival tersebut dan Anda bisa memanfaatkan momen tersebut, untuk memperkenalkan makanan atau minuman yang Anda jual.

Namun, Anda juga harus memperhitungkan biaya yang perlu dikeluarkan. Untuk bisa menjadi salah satu bagian dari bazar atau festival tersebut, maka dikenakan biaya registrasi. Jika memang Anda memiliki modal untuk itu, maka bazar atau festival bisa menjadi langkah yang cerdas untuk mengembangkan bisnis kuliner online Anda.

Aktif di Media Sosial

Bisnis online memang tidak memiliki outlet atau tempat berjualan secara offline, tapi Anda bisa menjadikan media sosial sebagai lapak Anda untuk berjualan. Selain murah, Anda juga bisa mendapatkan target pasar yang lebih luas. Anda bisa membuatkan media sosial khusus untuk bisnis kuliner Anda, seperti instagram, facebook atau media sosial lainnya.

Setelah memiliki media sosial, Anda juga harus aktif menjalankan media sosial tersebut, agar nantinya mendapatkan lebih banyak minat dari pembeli. Paling tidak setiap hari Anda harus melakukan update atau posting sesuatu, seperti diskon, promo, menu terbaru, dan lain sebagainya. Pastikan Anda memposting konten yang berkaitan dengan bisnis kuliner online Anda.

Bersikap Ramah pada Pembeli

Pelayanan yang ramah dan memuaskan sangatlah penting untuk membuat pelanggan betah memilih toko online kita, untuk membeli makanan atau minuman. Karena dilakukan secara online, maka pastikan Anda telah membalas pesan dari pelanggan dengan cepat, jelas dan ramah. Apalagi saat Anda mengantarkan pesanan, maka ucapkan terima kasih dengan senyuman tulus.

Kelima tips di atas bisa membantu Anda untuk membuat bisnis kuliner semakin laris manis. Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat memang tidak mudah untuk memikat hati pelanggan. Oleh karena itu, diperlukan strategi khusus agar bisnis kuliner online yang dijalankan mendapatkan hati di masyarakat.

Kategori
Tips

Inilah 5 Bisnis Kuliner dengan Modal Minim, tapi Menjanjikan

Bisnis kuliner dengan modal minim bisa jadi pilihan bagi Anda yang baru mengawali usaha ini. Modal menjadi salah satu syarat yang harus dimiliki ketika Anda ingin membangun suatu bisnis, termasuk bisnis kuliner. Meskipun modal kecil, bukan berarti Anda tidak bisa mendapatkan untung yang maksimal. Berikut kuliner yang bisa dipilih:

Membuka Usaha Angkringan

Angkringan sering kali menjadi sasaran bagi para pembeli yang ingin mendapatkan harga murah. Kuliner yang dijual di angkringan biasanya memang memiliki harga yang lebih terjangkau, karena memang modal yang dikeluarkan juga tidak banyak. Tidak ada salahnya Anda memilih bisnis angkringan. Selain modal kecil, bisnis ini juga sangat diminati.

Anda bisa memulai bisnis kuliner dengan modal minim pada awalnya. Pilihlah menu yang sekiranya banyak dicari, seperti berbagai menu tusukan, nasi kucing, hingga minuman jahe. Menu seperti ini bisa Anda sediakan dengan modal yang sedikit. Apabila Anda sudah mendapatkan untung, maka Anda bisa memperbanyak menu agar lebih lengkap.

Jualan Gorengan di Rumah

Gorengan menjadi camilan yang cocok untuk berbagai kondisi, seperti pagi hari saat bersantai, saat musim dingin, setelah berenang, setelah kerja bakti, atau sebagai teman saat makan nasi. Rasa yang gurih dan hangat membuat banyak orang sangat mencintai gorengan, mulai dari bakwan, tempe, tahu, pisang goreng, dan lain sebagainya.

Jika Anda ingin menjual gorengan, maka bahan yang dibutuhkan adalah tepung, minyak goreng, bawang, sayuran, garam, cabai dan lain-lain tergantung dengan jenis gorengan yang ingin Anda jual. Selain itu, Anda bisa menjual gorengan ini di depan rumah sehingga tidak perlu menyewa tempat. Dengan begitu, bisnis kuliner dengan modal minim bisa dilakukan.

Jajanan Pasar Tradisional

Meskipun sekarang semakin banyak makanan modern yang bisa kita jumpai, tapi masih banyak pula makanan tradisional yang bertahan hingga sekarang. Bahkan, dengan berbagai kreasi yang dibuat membuat makanan tradisional semakin lezat dan menarik, tak kalah dengan makanan modern.

Bisnis kuliner dengan modal minim ini bisa Anda lakukan di pasar, dekat kampus, di tepi jalan raya, di rumah atau menjualnya secara online. Jajanan pasar juga dikenal sebagai jajanan yang murah meriah. Itulah mengapa masih banyak orang yang menyukai jajanan pasar ini, seperti klepon, serabi, arem-arem dan lainnya.

Bubur Ayam untuk Sarapan

Bubur ayam memang paling lezat untuk sarapan. Bubur ayam akan semakin laris saat hari libur di mana banyak orang yang tidak masak dan memilih untuk jajan. Cara pembuatan yang mudah dan sederhana membuat siapa saja bisa membuka bisnis bubur ayam, termasuk Anda. Selain itu, Anda bisa berjualan di depan rumah atau menyewa tempat.

Untuk membuka bisnis ini, tidak diperlukan modal yang banyak, sehingga Anda bisa lebih menghemat pengeluaran. Jangan lupa untuk melakukan promosi dari mulut ke mulut atau media sosial, agar semakin banyak orang yang berkunjung. Sediakan pula tempat duduk atau tikar apabila ada pembeli yang ingin makan di tempat.

Gado-Gado untuk Makan Siang

Jika Anda ingin fokus pada bisnis kuliner untuk makan siang, maka Anda bisa memilih gado-gado. Anda hanya perlu mengeluarkan modal untuk membeli sayuran, bahan sambal kacang, kerupuk dan pembungkus. Jadi, dengan modal minim pun Anda sudah bisa membuka bisnis kuliner gado-gado untuk makan siang.

Kelima jenis kuliner di atas bisa menjadi pilihan ketika Anda ingin membangun bisnis kuliner tapi budget terbatas. Modal memang menjadi bagian penting dalam membangun bisnis, tapi kita sebenarnya bisa mengatasinya dengan perencanaan yang tepat. Dengan begitu, bisnis kuliner dengan modal minim bisa mendatangkan untung besar.

Kategori
Sales & Marketing Tips

Inilah 5 Tips Sukses Menjalankan Bisnis Kuliner Daerah

Saat ini, bisnis kuliner daerah sedang populer karena memiliki banyak penggemar. Meskipun banyak makanan modern yang berdatangan, tapi dengan inovasi dan kreasi, makanan daerah atau tradisional pun tak pernah lekang oleh waktu. Tentu saja, tidak mudah untuk menjalankan bisnis kuliner ini di tengah persaingan yang ketat dan berikut tips-nya.

Maksimalkan Manfaat Promosi

Promosi sangat penting untuk mendapatkan perhatian dari para pembeli. Dengan promosi, maka kita bisa mengenalkan makanan apa saja yang kita sajikan beserta kelebihannya. Meskipun bisnis sudah berjalan lama, tetap saja promosi dibutuhkan. Banyak metode promosi yang bisa dipilih, seperti media sosial, brosur, iklan di TV, radio dan lainnya.

Pemilihan metode promosi ini harus disesuaikan dengan budget yang ada. Promosi paling murah adalah dari mulut ke mulut. Anda bisa memanfaatkan relasi untuk berpromosi. Anda juga bisa memanfaatkan media sosial untuk menarik perhatian pembeli masa kini. Dengan media sosial, Anda bisa menjalankan bisnis kuliner daerah dengan lebih modern.

Pertahankan Ciri Khas

Makanan tradisional atau daerah memiliki ciri khas yang bisa dijadikan daya tarik tersendiri. Jika Anda menjalankan bisnis kuliner tradisional ini, maka Anda juga harus mempertahankan ciri khas yang dimilikinya. Dengan begitu, sensasi makan makanan tradisional masih bisa dirasakan oleh pembeli, karena inilah yang menjadi kelebihan dari makanan tradisional.

Misalnya saja, Anda ingin menjual kue klepon. Ciri khas kue ini adalah memiliki isian gula jawa di bagian dalamnya. Anda pun harus mempertahankan adanya isian di dalam kue klepon. Hanya saja, Anda bisa mengkreasikannya dengan mengganti isiannya, menjadi keju, cokelat, bumbu rujak dan lain sebagainya.

Minta Masukan dari Pelanggan

Selera dan minat pelanggan sangat penting untuk diperhatikan jika Anda tidak ingin kehilangan pelanggan setia. Namun, seiring berjalannya waktu, minat pelanggan mungkin bisa berubah dan Anda pun harus bisa memenuhi trend. Sehingga Anda bisa menyesuaikan menu masakan, pelayanan dan hal lain dengan selera pelanggan.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika Anda meminta masukan dari pelanggan secara berkala, misalnya seminggu sekali, sebulan sekali atau jangka waktu lain sesuai dengan kebutuhan Anda. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui apa kelebihan dan kekurangan dari bisnis kuliner daerah yang sedang Anda jalankan.

Ramah terhadap Pembeli

Makanan yang lezat dan harga yang murah mungkin bisa menarik minat pembeli. Tapi, pelayanan yang ramah bisa membuat pembeli menjadi pelanggan setiap. Posisikan pembeli sebagai raja di mana Anda harus memberikan pelayanan terbaik dan ramah, agar pembeli merasa nyaman ketika membeli makanan yang kita jual.

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah memberikan pelayanan dengan senyuman yang tulus. Jangan lupa untuk selalu menebar senyum ketika Anda berhadapan dengan pembeli. Jangan ragu untuk menyambut kedatangan pembeli dan mengucapkan terima kasih atas kedatangannya. Dengan begitu, bisnis kuliner daerah yang Anda jalankan akan mendapatkan banyak pembeli hingga pelanggan setia.

Menjaga Kebersihan

Bagi Anda yang memiliki outlet atau tempat berjualan makanan khas daerah, maka pastikan tempat tersebut memiliki kebersihan yang terjaga, rapi dan wangi. Tempat yang nyaman akan membuat pembeli merasa betah berlama-lama di tempat Anda. Anda bisa bersih-bersih sebelum para pembeli datang atau selagi ada waktu luang agar kebersihan selalu terjaga.

Kelima tips di atas bisa Anda lakukan untuk terus bertahan di tengah persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat. Sebagai pelaku bisnis kuliner trandisional, Anda harus terus berinovasi dan berkreasi untuk memikat minat pembeli dan bisnis kuliner daerah bisa lebih berkembang dan maju.

Kategori
Legalitas Sales & Marketing Tips

Ingin Memulai Bisnis Makanan? Berikut 5 Tips untuk Anda

Sebagai pemula, tentu tidak mudah bagi Anda untuk memulai bisnis makanan di tengah persaingan yang semakin ketat. Dunia kuliner memang terus berkembang dengan berbagai kreasi menu sampai sajiannya, sehingga menarik banyak pembeli. Jika Anda masih bingung dari mana harus memulai bisnis kuliner, maka bisa mengikuti lima tips ini.

Riset Pasar dalam Berbisnis

Riset pasar sangat penting untuk dilakukan ketika Anda ingin memulai bisnis, termasuk bisnis kuliner. Minat pasar bisa berubah sewaktu-waktu. Apabila kita ingin menarik minat pasar, maka kita harus tahu trend kuliner seperti apa yang sedang disukai oleh pasar. Dengan begitu, bisnis kuliner akan terus bertahan, meskipun banyak pesaing berdatangan.

Misalnya saja, Anda membuat kuesioner yang berisi minat pasar terhadap cita rasa makanan, penyajian, harga dan lain sebagainya. Hasilnya akan lebih valid jika Anda memberikan kuesioner tersebut pada target pasar Anda, misalnya mahasiswa, pekerja pabrik, kantoran atau lainnya. Jangan lupa untuk memberikan imbalan agar mereka bersedia meluangkan waktu mengisi kuesioner tersebut.

Mempertimbangkan Hal-hal Kecil

Bukan hanya hal-hal besar yang harus diperhatikan ketika memulai bisnis makanan. Banyak hal memang yang harus dipertimbangkan ketika memulai sesuatu, apalagi bisnis. Membuat makanan sesuai minat pasar mungkin memang baik, tapi kita juga harus memperhatikan kesenangan hati ketika membuatnya. Bagaimana makanan bisa enak, jika kita yang membuatnya saja tidak suka.

Selain masalah kesenangan, Anda juga harus memperhatikan di mana akan menjual makanan tersebut, apakah secara online, menyewa tempat, di rumah atau food truck yang sedang nge-hits. Vendor penyedia bahan makanan juga harus dipertimbangkan dengan baik, agar makanan yang kita sajikan memiliki kualitas terbaik.

Membuat Rencana Bisnis

Rencana memang menjadi hal yang penting sebelum memulai bisnis makanan. Anda harus membuat perencanaan yang matang hingga planning B, antisipasi jika ada rintangan yang datang dan lain sebagainya. Perencanaan tersebut bisa berisi eksperimen makanan, mencari lokasi untuk berjualan, membangun cafe, hingga promosi yang harus dilakukan.

Dalam membuat rencana ini, ada baiknya jika Anda juga harus mempertimbangkan rencana B karena dalam bisnis tidak ada yang mulus. Pasti ada rintangan yang datang, misalnya harga sewa lokasi yang mahal, maka ada baiknya jika Anda menjual di rumah terlebih dahulu. Apabila jualan dilakukan di rumah, maka promosi harus lebih gencar dan lain sebagainya.

Membuat Anggaran Pemasukan dan Pengeluaran

Selain perencanaan kegiatan yang harus dilakukan, pembuatan anggaran juga penting untuk memulai bisnis makanan. Pertama, pastikan terlebih dahulu dari mana pemasukan bisnis berasal, seperti gaji bulanan, pinjaman, kredit, dan lain sebagainya. Baru setelah itu, Anda bisa menuliskan pengeluaran apa saja yang diperlukan.

Biasanya, pengeluaran ini digunakan untuk membeli bahan makanan, peralatan, promosi, sewa tempat dan lain sebagainya. Penting bagi Anda untuk memastikan pengeluaran dengan melakukan survei harga di internet. Untuk lebih akuratnya, Anda bisa mencari informasi harga dari toko atau vendor yang akan mengurus ketersediaan bahan makanan.

Menu Masakan yang Disajikan

Apabila semua sudah siap, maka saatnya Anda membuat makanan yang akan dijual. Untuk awal, tidak ada salahnya jika Anda memberikan makanan tersebut pada kerabat dan orang-orang sekitar untuk mencicipi. Apabila sudah enak, mereka pasti ingin membeli dan merekomendasikannya pada orang lain. Selain itu, Anda juga bisa memperbaiki apa yang masih kurang dari masakan tersebut.

Kelima tips di atas bisa menjadi langkah awal bagi Anda untuk memiliki bisnis makanan sesuai dengan kemampuan. Sebagai awal, tidak perlu menyajikan banyak makanan terlebih dahulu. Sistem PO (pre-order) bisa menjadi jika Anda tidak memiliki banyak modal. Dengan begitu, memulai bisnis makanan akan terasa lebih mudah.