Kategori
Operasional Tips

8 Tahap Membangun Bisnis Kuliner yang Wajib Anda Tahu

Membangun bisnis kuliner tidaklah semudah yang kita bayangkan. Apalagi dengan persaingan bisnis yang semakin ketat membuat kita harus berpikir lebih kreatif, agar bisnis kuliner yang dibangun memiliki ciri khas dan keunggulan dibanding bisnis kuliner orang lain. Bagi Anda yang masih pemula di bidang ini, Anda harus tahu tahapan apa saja yang harus dilalui.

Tentukan Segmen Pasar

Penting bagi kita untuk menentukan target pasar dalam bisnis kuliner ini. Misalnya saja, pelajar, pekerja kantoran, ibu rumah tangga atau target lainnya. Segmen pasar ini nantinya akan menentukan menu seperti apa yang memiliki prospek bagus, berapa harga yang sesuai dengan segmen pasar dan pemilihan lokasi. Jadi, pastikan Anda sudah memiliki segmen pasar yang dituju.

Berkreasi terhadap Menu Makanan

Sekarang ini, sudah banyak bisnis kuliner yang bisa kita jumpai. Untuk menarik hati pembeli, menu makanan yang kita jual harus memiliki keunikan tersendiri. Anda bisa berkreasi dengan rasa, bentuk, plating, warna makanan dan lain sebagainya. Tidak ada salahnya Anda melakukan eksperimen terlebih dahulu sebelum membangun bisnis kuliner yang sukses.

Pertimbangkan Lokasi Bisnis

Pemilihan lokasi sangat penting untuk kemajuan bisnis kuliner. Apabila Anda baru membuka bisnis ini, maka pilihlah lokasi yang strategis dan sesuai dengan target pasar. Apabila target pasar Anda adalah mahasiswa, maka pilihlah lokasi yang berdekatan dengan kampus atau kost pelajar. Biaya sewa juga harus Anda perhatikan, karena lokasi yang strategis biasanya lebih mahal.

Bangun Relasi Bisnis dan Vendor

Membangun bisnis kuliner seorang diri akan lebih berat, sehingga disarankan bagi Anda untuk mencari relasi yang memiliki visi dan misi yang sama dalam bisnis kuliner. Menentukan vendor dalam bisnis kuliner juga sangat penting untuk ketersediaan bahan makanan. Misalnya, Anda menjual steak, maka paling tidak Anda memiliki vendor yang menyediakan daging ayam, daging sapi dan lainnya.

Ketahui Sumber Pemasukan

Sebelum membuat suatu bisnis, penting bagi Anda memisahkan uang antara uang untuk keperluan bisnis dengan uang pribadi. Anda harus tahu sumber pemasukan dalam bisnis ini sebagai perhitungan anggaran untuk setiap keperluan dalam bisnis. Misalnya, Anda mendapatkan pemasukan dari tabungan pribadi, pinjaman, menjual aset atau lainnya.

Ajukan Izin Usaha

Jangan lupa untuk mengajukan izin usaha karena kita tidak bisa sembarangan membuka usaha di suatu tempat. Paling tidak Anda harus izin dari RT atau RW setempat yang lebih mengenal daerah tersebut. Jika Anda sudah mendapatkan izin, maka membangun bisnis akan lebih mudah dan tidak ada halangan dalam hal perizinan nantinya.

Buat Rencana Bisnis Kuliner

Perencanaan sangat penting untuk membangun bisnis kuliner. Oleh karena itu, Anda harus merencanakan bagaimana cara promosi, manajemen keuangan, cara penyajian, dan hal-hal lain terkait perkembangan bisnis kuliner ini. Jika Anda masih bingung, tidak ada salahnya mencari orang yang lebih paham atau sudah pernah menjalankan tahapan ini sebelum membangun usaha kuliner.

Ketahui Pengeluaran dalam Bisnis

Selain mengetahui pemasukan, Anda juga harus mengetahui pengeluaran apa saja yang sekiranya Anda butuhkan. Misalnya, untuk pembayaran sewa tempat, pembelian alat dan bahan, promosi, dan lain sebagainya. Pastikan Anda telah memperhitungkan pengeluaran tersebut dengan baik agar sesuai dengan pemasukan. Survei harga sangat penting untuk mengetahui pengeluaran Anda dalam bisnis kuliner. Apabila Anda melakukan 8 tahapan membangun usaha kuliner di atas dengan sungguh-sungguh dan penuh perhitungan, maka Anda akan lebih mudah mendapatkan minat pasar dan keuntungan. Sebagai pemula, sudah seharusnya Anda mencari banyak referensi yang sesuai dengan visi misi membangun bisnis kuliner.

Kategori
Tips

Ingin Bisnis Kuliner? Kreasi Kuliner Ini Bisa Jadi Pilihan

Kreasi kuliner kekinian bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin memulai bisnis kuliner. Sekarang ini, semakin banyak orang yang ingin membuka bisnis kuliner, karena minat pasar yang begitu tinggi dan keuntungan yang melimpah. Hanya saja, persaingan yang ketat di bisnis kuliner membuat Anda harus lebih kreatif dalam menentukan menu.

Roti Bakar Kreasi Menarik

Sebenarnya, kuliner roti bakar sudah ada sejak dulu. Roti bakar cukup diminati karena harganya yang relatif murah dan memiliki cita rasa yang lezat. Meskipun sudah banyak pekau bisnis roti bakar ini, tidak ada salahnya jika Anda juga ikut bergabung dalam persaingan bisnis roti bakar. Tapi, pastikan Anda memiliki keunikan dibanding roti bakar lainnya.

Banyak inovasi yang bisa dilakukan agar roti bakar yang Anda jual lebih menarik dan memiliki keunggulan, seperti memberikan isian chocolate bar, jagung dan susu, premium chocolate dan lain sebagainya. Anda juga bisa membuat plating-nya lebih menarik, dengan menambahkan bendera, membuat bentuk roti yang unik maka kreasi kuliner Anda akan semakin diminati.

Variasi Mie Instan

Meskipun terkesan sederhana, mi instan memiliki banyak penggemar. Apabila Anda memasuki pasar kuliner ini, Anda juga berpeluang untuk mendapatkan banyak pembeli. Tapi, menyuguhkan mi instan seperti biasa akan membuat bisnis Anda tidak begitu diminati. Apa bedanya dengan membuat sendiri mi di rumah?

Oleh sebab itu, Anda harus membuat kreasi kuliner yang berbeda dengan tempat lainnya. Anda bisa menambahkan daging rendang, sambal matah atau bahan makanan lain agar rasa mie instan juga semakin lezat. Anda juga bisa membuat kreasi pada proses pembuatannya, seperti menggunakan arang, menambahkan keju, sayuran dan bahan lainnya.

Martabak Manis dan Telur

Camilan yang satu ini sering menemani kita saat perut terasa keroncongan. Anda bisa memanfaatkan minat pasar terhadap martabak untuk membuka bisnis kuliner, karena modal yang dibutuhkan juga tidak banyak. Namun, Anda harus pintar-pintar mencari kreasi terhadap martabak yang Anda jual agar berbeda dengan lainnya.

Misalnya saja, Anda membuat martabak dengan ukuran mini yang bisa dimakan hanya dengan sekali lahap, atau justru membuatnya dengan ukuran jumbo untuk 10 porsi. Selain ukuran, Anda juga bisa membuat kreasi rasa dari martabak, seperti menambahkan topping dengan berbagai rasa, durian, kopi, vanila, pisang dan rasa lain yang menarik bagi lidah.

Kue Cubit Modern

Meskipun sebagai makanan tradisional, kue cubit masih memiliki banyak penggemar karena rasanya yang lezat. Tidak ada salahnya jika Anda memilih kue cubit untuk bisnis kuliner karena pembuatannya yang cukup mudah, sederhana dan tidak membutuhkan banyak modal. Cocok bagi Anda yang masih pemula di bidang ini. Jangan lupa untuk menambahkan kreasi agar kue cubit yang Anda jual berbeda dengan kue cubit penjual lainnya. Misalnya, menambahkan pewarna makanan alami, seperti buah naga, daun pandan, wortel dan lain sebagainya sehingga kue cubit terlihat lebih menarik. Kreasi kuliner lainnya juga bisa Anda lakukan terhadap wadah penyajian yang lebih menarik.

Nasi Goreng Kreatif

Nasi goreng memiliki cita rasa khas kuliner Indonesia yang disukai oleh banyak wisatawan asing. Banyaknya pecinta nasi goreng membuat Anda bisa menjadikannya sebagai menu dalam bisnis kuliner. Tambahkan kreasi masakan, seperti menambahkan nugget, keju, ati-ampela dan lainnya. Anda juga bisa membuat plating-nya lebih menarik.

Masih banyak kreasi makanan lainnya yang bisa Anda pilih sebagai menu dalam bisnis kuliner Anda. Persaingan yang ketat membuat kita harus lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan setiap menu. Jadi, jangan lelah untuk terus mencari kreasi kuliner yang cocok untuk bisnis Anda.