Kategori
Operasional Tips

Modal dan Keuntungan dalam Menjalankan Bisnis Asinan Betawi

Bisnis Asinan Betawi merupakan bisnis rumahan yang sangat menjanjikan, karena mampu mendatangkan keuntungan yang melimpah. Siapa yang tidak kenal dengan kelezatan Asinan Betawi ini? Hampir setiap orang sudah pernah mencicipinya dan dibuat ketagihan dan rasa segar yang ada pada asinan tersebut. Tidak heran jika semakin banyak orang yang ingin berjualan Asinan Betawi.

Mungkin Anda menjadi salah satu orang yang ingin mencoba berjualan Asinan Betawi. Meskipun banyak kuliner modern yang masuk ke Indonesia, tapi tak membuat ketenaran Asinan Betawi pupus begitu saja. Hal ini menunjukan bahwa Asinan Betawi memiliki banyak penggemar dan dulu hingga sekarang. Bagi Anda yang ingin memulai bisnis ini, tidak ada salahnya memperhatikan ulasan berikut ini.

Modal Awal Asinan Betawi

Untuk penjualan di awal, Anda bisa memanfaatkan teras rumah sebagai tempat berjualan dengan menyediakan meja dan etalase. Dengan begitu, Anda bisa menghemat biaya sewa tempat dan bisa menggunakan modal tersebut untuk keperluan lainnya. Modal awal yang Anda butuhkan adalah etalase kaca makanan, cup makanan, bangku plastik, kantong plastik, sendok hingga sticker logo merek.

Peralatan memasak atau membuat Asinan Betawi bisa memanfaatkan peralatan masak Anda sehari-hari untuk menekan biaya pengeluaran. Dengan begitu, modal awal yang Anda butuhkan untuk membangun bisnis Asinan Betawi tidak lebih dari Rp 5 juta. Dengan modal yang minim ini, Anda bisa mendapatkan untung yang tak kalah menggiurkan.

Biaya Operasional Berjualan

Selain modal awal, Anda juga harus menyediakan budget untuk biaya operasional untuk berjualan Asinan Betawi. Modal inilah yang lebih penting karena tanpa modal ini, Anda tidak bisa menjual asinan. Beberapa bahan yang harus dipersiapkan adalah sayur-sayuran, gula merah, kerupuk mie, cabai keriting, asam jawa, kacang tanah, sayuran hingga asam jawa.

Jika Anda belum memiliki modal yang cukup banyak untuk bisnis Asinan Betawi, maka asinan yang dibuat tidak perlu banyak terlebih dahulu. Hal ini juga berguna untuk memantau kondisi pasar. Nanti, lama kelamaan barulah Anda bisa menambah stok Asinan Betawi. Selain itu, jika Anda membutuhkan pramusaji atau pembuat asinan, maka perlu adanya modal untuk menggajinya.

Omzet Penjualan Asinan Betawi

Bagian inilah yang bisa membuat Anda tertarik untuk menjalankan bisnis yang satu ini. Biasanya, harga jual Asinan Betawi di berbagai toko online adalah Rp 20.000 hingga Rp 25.000. Anda bisa menetapkan harga sesuai harga pasaran dan modal yang sudah Anda keluarkan. Penetapan target harian juga penting, misalnya 50 porsi setiap hari.

Misalnya, Anda menjual Asinan Betawi sebesar Rp 20.000 dan target penjualan adalah 50 porsi, maka penghasilan setiap harinya adalah Rp 1.000.000,- sehingga pendapatan kotor per bulannya adalah Rp 30 juta. Namun, tidak mudah untuk menjual 50 porsi setiap harinya. Hal ini juga bertambah seiring dengan waktu hingga bisnis Asinan Betawi memiliki banyak pelanggan.

Keuntungan Berjualan Asinan Betawi

Misalnya, dari harga Rp 20.000 Anda mendapatkan laba sebesar Rp 5.000. Maka dengan penjualan 50 porsi, Anda mendapatkan laba sekitar Rp 250.000 setiap harinya. Jadi, untuk laba setiap bulannya, Anda bisa mendapatkan untung sekitar Rp 7,5 juta. Semakin maju bisnis yang Anda jalankan, maka semakin banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan.

Dengan keuntungan dan cara pembuatan yang tidak sulit, membuat Asinan Betawi menjadi bisnis yang menggiurkan. Anda juga bisa menambahkan kreasi pada Asinan Betawi agar semakin banyak orang yang tertarik ingin membelinya. Dengan begitu, bisnis Asinan Betawi akan mendapatkan untung yang lebih banyak.

Kategori
Tips

Masih Awam di Dunia Bisnis Kuliner? Lakukan Strategi Ini

Banyak orang yang semakin tergiur dengan keuntungan dari bisnis kuliner sekarang ini, apalagi bisnis yang dilakukan secara online. Meski terlihat mudah, tapi ada banyak hal yang harus dipersiapkan terlebih dahulu sebelum menjalankan bisnis yang satu ini, terutama bagi Anda yang masih awam. Strategi berikut ini bisa dijadikan langkah awal yang baik.

Niat yang Sungguh-Sungguh

Tidak semua penjual makanan atau minuman berhasil hingga mendapatkan kesuksesan. Banyak juga di antara mereka yang menyerah dan berputus asa karena menghadapi berbagai rintangan saat menjalankan usaha kuliner ini. Jika Anda tidak memiliki jiwa pebisnis, mungkin Anda akan menjadi salah satu di antara mereka yang menyerah dan berputus asa.

Modal awal yang harus Anda miliki adalah niat yang sungguh-sungguh. Dengan niat ini, Anda akan lebih fokus, komitmen dan berusaha lebih agar usaha yang dijalankan bisa berkembang dan maju. Untuk bisa sukses tentu tidaklah sebentar. Diperlukan perjalanan yang panjang untuk mendapatkan kesuksesan dalam bisnis kuliner.

Tentukan Kuliner yang Akan Dijual

Sekarang ini, semakin banyak inovasi dan kreasi kuliner yang bisa Anda temukan. Jika tidak memiliki ciri khas tersendiri, maka usaha kuliner Anda tidak akan berkembang. Sebelum membuat kreasi, tentu Anda harus menentukan terlebih dahulu menu atau jenis kuliner seperti apa yang ingin Anda sajikan kepada pembeli nantinya.

Ada banyak jenis kuliner yang bisa dipilih, seperti seafood, vegetarian, daging, mie, makanan tradisional, makanan ala India, Eropa dan lain sebagainya. Anda bisa menemukan jenis kuliner yang tepat dengan melakukan survei kepada masyarakat umum. Dengan begitu, Anda akan tahu bagaimana trend kuliner saat ini. Barulah kemudian memikirkan kreasi yang harus dilakukan.

Buat Toko Online atau Website

Jika Anda ingin menjalankan bisnis kuliner ini secara online, maka Anda wajib memiliki toko online, seperti website, aplikasi atau memanfaatkan media sosial. Toko online ini berguna sebagai lapak untuk Anda menjual makanan dan minuman. Pastikan Anda menyertakan foto-foto yang menarik dan menggugah selera.

Apabila Anda tidak memiliki modal yang lebih, tidak ada salahnya jika Anda memanfaatkan media sosial yang bisa diakses secara gratis. Anda bisa membuat sendiri akun media sosial, khusus untuk usaha kuliner yang sedang Anda jalankan. Media sosial yang sedang diminati oleh banyak orang adalah Instagram, Facebook, dan lain sebagainya.

Lakukan Promosi secara Online

Bagi orang yang masih awam di bidang ini, tentu belum banyak yang tahu mengenai produk kuliner kita. Oleh karena itu, promosi sangat penting dilakukan untuk membangun brand dan mendapatkan perhatian masyarakat. Karena jualan dilakukan secara online, maka Anda juga bisa melakukan promosi secara online agar lebih mudah dan murah.

Anda bahkan bisa memanfaatkan media sosial pribadi untuk mempromosikan bisnis kuliner yang sedang Anda jalankan. Jangan lupa untuk memberikan diskon atau promo di awal buka. Biarkan pembeli mencicipi kelezatan kuliner yang Anda jual dengan harga yang lebih murah. Apabila mereka suka dengan kuliner tersebut, maka akan semakin banyak pembeli yang berdatangan.

Temukan Mentor yang Tepat

Tidak mudah menjalankan bisnis yang belum pernah kita lakukan sebelumnya, termasuk dalam bidang kuliner. Untuk mendapatkan cara dan strategi terbaik, maka Anda harus menemukan mentor yang tepat. Membangun relasi dengan sesama pebisnis tidak akan membuat Anda merugi, justru Anda akan mendapatkan banyak manfaat.

Kelima tips di atas bisa menjadi strategi terbaik bagi Anda yang masih awam di bidang kuliner. Banyak hal yang harus dipersiapkan, bukan hanya masalah jualan, tapi juga mental kita untuk masuk ke dalam persaingan bisnis yang ketat. Apabila semua sudah dipersiapkan, maka bisnis kuliner akan menjadi lebih seru dan menguntungkan.

Kategori
Tips

Inilah 5 Bisnis Kuliner dengan Modal Minim, tapi Menjanjikan

Bisnis kuliner dengan modal minim bisa jadi pilihan bagi Anda yang baru mengawali usaha ini. Modal menjadi salah satu syarat yang harus dimiliki ketika Anda ingin membangun suatu bisnis, termasuk bisnis kuliner. Meskipun modal kecil, bukan berarti Anda tidak bisa mendapatkan untung yang maksimal. Berikut kuliner yang bisa dipilih:

Membuka Usaha Angkringan

Angkringan sering kali menjadi sasaran bagi para pembeli yang ingin mendapatkan harga murah. Kuliner yang dijual di angkringan biasanya memang memiliki harga yang lebih terjangkau, karena memang modal yang dikeluarkan juga tidak banyak. Tidak ada salahnya Anda memilih bisnis angkringan. Selain modal kecil, bisnis ini juga sangat diminati.

Anda bisa memulai bisnis kuliner dengan modal minim pada awalnya. Pilihlah menu yang sekiranya banyak dicari, seperti berbagai menu tusukan, nasi kucing, hingga minuman jahe. Menu seperti ini bisa Anda sediakan dengan modal yang sedikit. Apabila Anda sudah mendapatkan untung, maka Anda bisa memperbanyak menu agar lebih lengkap.

Jualan Gorengan di Rumah

Gorengan menjadi camilan yang cocok untuk berbagai kondisi, seperti pagi hari saat bersantai, saat musim dingin, setelah berenang, setelah kerja bakti, atau sebagai teman saat makan nasi. Rasa yang gurih dan hangat membuat banyak orang sangat mencintai gorengan, mulai dari bakwan, tempe, tahu, pisang goreng, dan lain sebagainya.

Jika Anda ingin menjual gorengan, maka bahan yang dibutuhkan adalah tepung, minyak goreng, bawang, sayuran, garam, cabai dan lain-lain tergantung dengan jenis gorengan yang ingin Anda jual. Selain itu, Anda bisa menjual gorengan ini di depan rumah sehingga tidak perlu menyewa tempat. Dengan begitu, bisnis kuliner dengan modal minim bisa dilakukan.

Jajanan Pasar Tradisional

Meskipun sekarang semakin banyak makanan modern yang bisa kita jumpai, tapi masih banyak pula makanan tradisional yang bertahan hingga sekarang. Bahkan, dengan berbagai kreasi yang dibuat membuat makanan tradisional semakin lezat dan menarik, tak kalah dengan makanan modern.

Bisnis kuliner dengan modal minim ini bisa Anda lakukan di pasar, dekat kampus, di tepi jalan raya, di rumah atau menjualnya secara online. Jajanan pasar juga dikenal sebagai jajanan yang murah meriah. Itulah mengapa masih banyak orang yang menyukai jajanan pasar ini, seperti klepon, serabi, arem-arem dan lainnya.

Bubur Ayam untuk Sarapan

Bubur ayam memang paling lezat untuk sarapan. Bubur ayam akan semakin laris saat hari libur di mana banyak orang yang tidak masak dan memilih untuk jajan. Cara pembuatan yang mudah dan sederhana membuat siapa saja bisa membuka bisnis bubur ayam, termasuk Anda. Selain itu, Anda bisa berjualan di depan rumah atau menyewa tempat.

Untuk membuka bisnis ini, tidak diperlukan modal yang banyak, sehingga Anda bisa lebih menghemat pengeluaran. Jangan lupa untuk melakukan promosi dari mulut ke mulut atau media sosial, agar semakin banyak orang yang berkunjung. Sediakan pula tempat duduk atau tikar apabila ada pembeli yang ingin makan di tempat.

Gado-Gado untuk Makan Siang

Jika Anda ingin fokus pada bisnis kuliner untuk makan siang, maka Anda bisa memilih gado-gado. Anda hanya perlu mengeluarkan modal untuk membeli sayuran, bahan sambal kacang, kerupuk dan pembungkus. Jadi, dengan modal minim pun Anda sudah bisa membuka bisnis kuliner gado-gado untuk makan siang.

Kelima jenis kuliner di atas bisa menjadi pilihan ketika Anda ingin membangun bisnis kuliner tapi budget terbatas. Modal memang menjadi bagian penting dalam membangun bisnis, tapi kita sebenarnya bisa mengatasinya dengan perencanaan yang tepat. Dengan begitu, bisnis kuliner dengan modal minim bisa mendatangkan untung besar.