Kategori
Tips

Ingin Membangun Bisnis Kuliner? Lakukan 3 Kunci Sukses Ini

Membangun bisnis kuliner tidak semudah yang kita bayangkan. Salah-salah, usaha yang kita lakukan selama ini akan sia-sia, bahkan bisnis akan gulung tikar karena perencanaan yang tidak matang. Hal inilah yang sering membuat banyak orang khawatir untuk memulai bisnis kuliner karena mereka takut kegagalan. Sebenarnya, ketakutan ini wajar terjadi ketika seorang yang awam ingin memulai usaha.

Pada dasarnya, setiap bisnis memiliki risiko dan tantangannya masing-masing sehingga kita bisa melakukan antisipasi agar bisnis berjalan dengan lancar. Penting bagi Anda untuk membangun relasi dengan sesama pebisnis kuliner dan mentor di bidang ini. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan tips dan kunci sukses menjadi pebisnis kuliner.

Bagi Anda yang baru pertama kali memasuki bisnis kuliner ini, maka makin ada banyak hal yang harus dipelajari terlebih dahulu. Risiko mengalami kegagalan bisa saja terjadi jika kita tidak mempersiapkan diri dengan baik. Namun, dengan memahami tiga kunci yang akan kita bahas kali ini, maka kita tidak perlu takut lagi dalam menjalankan bisnis kuliner.

Memiliki Pasar yang Luas

Semakin luas pasar, maka semakin besar kemungkinan untuk mendapatkan banyak pelanggan. Penting bagi kita untuk melihat pasar atau peluang dalam membangun bisnis kuliner. Pertama, pilihlah menu makanan yang disukai oleh banyak orang dan dimakan oleh semua kalangan, misalnya mi, bakso, nasi, sate dan makanan lain yang disukai oleh banyak orang.

Setelah memilih salah satu jenis makanan yang akan dijual, jangan serta merta menjualnya begitu saja. Lantas, apa bedanya makanan yang Anda jual dengan lainnya? Oleh karena itu, tambahkan sedikit kreasi sebagai ciri khas makanan agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Dengan begitu, akan semakin banyak orang yang tertarik dengan menu makanan Anda.

Memperhatikan Potensi Diri (Feasible)

Selain melihat potensi pasar, Anda juga harus memperhatikan potensi dari dalam diri. Bagaimana Anda bisa menciptakan menu makanan sate jika Anda sendiri tidak mengetahui cara membuatnya atau bahkan Anda tidak menyukai makanan sate. Meskipun Anda bisa mempelajarinya, tapi tetap saja hasil yang didapatkan kurang maksimal dibanding jika Anda memiliki potensi.

Membangun bisnis kuliner tidak hanya disesuaikan dengan minat pasar dan budget yang dimiliki, tapi juga dengan potensi diri. Misalnya, Anda mengetahui cara membuat peyek karena dari kecil Anda diajak berjualan peyek oleh orang tua. Dengan begitu, Anda sudah tahu apa saja resep andalan membuat peyek, cara membuatnya, harga hingga kualitas peyek yang baik.

Infrastruktur Pendukung yang Lengkap

Maksud dari infrastruktur pendukung ini adalah apa-apa saja yang dibutuhkan dalam pembuatan menu makanan, seperti bahan baku. Misalnya, Anda ingin berjualan minuman dari buah, maka bahan baku yang dibutuhkan adalah buah-buahan, susu, es batu, gula dan bahan lainnya. Pastikan, Anda sudah memiliki penyedia bahan-bahan tersebut sehingga tidak akan terjadi masalah pada stok bahan baku.

Namun, Anda tidak boleh asal memilih penyedia bahan baku. Pastikan jika bahan-bahan yang tersedia memiliki kualitas yang baik. Kemudian, karyawan juga memiliki peran penting dalam menyukseskan bisnis kuliner Anda. Setelah memiliki SOP dalam pembuatan menu masakan, maka karyawan tinggal mengikutinya. Pastikan bahwa karyawan yang Anda pilih memiliki pengalaman dan keterampilan di bidangnya.

Ketiga kunci di atas bisa menjadi strategi jitu untuk mengembangkan bisnis kuliner hingga mendapatkan kesuksesan. Butuh perjalanan yang panjang untuk bisa mendapatkan kesuksesan dalam berbisnis. Jangan menyerah ketika Anda menghadapi berbagai halangan dan rintangan, selama Anda membangun bisnis kuliner untuk meraih kesuksesan.

Kategori
Operasional Tips

8 Tahap Membangun Bisnis Kuliner yang Wajib Anda Tahu

Membangun bisnis kuliner tidaklah semudah yang kita bayangkan. Apalagi dengan persaingan bisnis yang semakin ketat membuat kita harus berpikir lebih kreatif, agar bisnis kuliner yang dibangun memiliki ciri khas dan keunggulan dibanding bisnis kuliner orang lain. Bagi Anda yang masih pemula di bidang ini, Anda harus tahu tahapan apa saja yang harus dilalui.

Tentukan Segmen Pasar

Penting bagi kita untuk menentukan target pasar dalam bisnis kuliner ini. Misalnya saja, pelajar, pekerja kantoran, ibu rumah tangga atau target lainnya. Segmen pasar ini nantinya akan menentukan menu seperti apa yang memiliki prospek bagus, berapa harga yang sesuai dengan segmen pasar dan pemilihan lokasi. Jadi, pastikan Anda sudah memiliki segmen pasar yang dituju.

Berkreasi terhadap Menu Makanan

Sekarang ini, sudah banyak bisnis kuliner yang bisa kita jumpai. Untuk menarik hati pembeli, menu makanan yang kita jual harus memiliki keunikan tersendiri. Anda bisa berkreasi dengan rasa, bentuk, plating, warna makanan dan lain sebagainya. Tidak ada salahnya Anda melakukan eksperimen terlebih dahulu sebelum membangun bisnis kuliner yang sukses.

Pertimbangkan Lokasi Bisnis

Pemilihan lokasi sangat penting untuk kemajuan bisnis kuliner. Apabila Anda baru membuka bisnis ini, maka pilihlah lokasi yang strategis dan sesuai dengan target pasar. Apabila target pasar Anda adalah mahasiswa, maka pilihlah lokasi yang berdekatan dengan kampus atau kost pelajar. Biaya sewa juga harus Anda perhatikan, karena lokasi yang strategis biasanya lebih mahal.

Bangun Relasi Bisnis dan Vendor

Membangun bisnis kuliner seorang diri akan lebih berat, sehingga disarankan bagi Anda untuk mencari relasi yang memiliki visi dan misi yang sama dalam bisnis kuliner. Menentukan vendor dalam bisnis kuliner juga sangat penting untuk ketersediaan bahan makanan. Misalnya, Anda menjual steak, maka paling tidak Anda memiliki vendor yang menyediakan daging ayam, daging sapi dan lainnya.

Ketahui Sumber Pemasukan

Sebelum membuat suatu bisnis, penting bagi Anda memisahkan uang antara uang untuk keperluan bisnis dengan uang pribadi. Anda harus tahu sumber pemasukan dalam bisnis ini sebagai perhitungan anggaran untuk setiap keperluan dalam bisnis. Misalnya, Anda mendapatkan pemasukan dari tabungan pribadi, pinjaman, menjual aset atau lainnya.

Ajukan Izin Usaha

Jangan lupa untuk mengajukan izin usaha karena kita tidak bisa sembarangan membuka usaha di suatu tempat. Paling tidak Anda harus izin dari RT atau RW setempat yang lebih mengenal daerah tersebut. Jika Anda sudah mendapatkan izin, maka membangun bisnis akan lebih mudah dan tidak ada halangan dalam hal perizinan nantinya.

Buat Rencana Bisnis Kuliner

Perencanaan sangat penting untuk membangun bisnis kuliner. Oleh karena itu, Anda harus merencanakan bagaimana cara promosi, manajemen keuangan, cara penyajian, dan hal-hal lain terkait perkembangan bisnis kuliner ini. Jika Anda masih bingung, tidak ada salahnya mencari orang yang lebih paham atau sudah pernah menjalankan tahapan ini sebelum membangun usaha kuliner.

Ketahui Pengeluaran dalam Bisnis

Selain mengetahui pemasukan, Anda juga harus mengetahui pengeluaran apa saja yang sekiranya Anda butuhkan. Misalnya, untuk pembayaran sewa tempat, pembelian alat dan bahan, promosi, dan lain sebagainya. Pastikan Anda telah memperhitungkan pengeluaran tersebut dengan baik agar sesuai dengan pemasukan. Survei harga sangat penting untuk mengetahui pengeluaran Anda dalam bisnis kuliner. Apabila Anda melakukan 8 tahapan membangun usaha kuliner di atas dengan sungguh-sungguh dan penuh perhitungan, maka Anda akan lebih mudah mendapatkan minat pasar dan keuntungan. Sebagai pemula, sudah seharusnya Anda mencari banyak referensi yang sesuai dengan visi misi membangun bisnis kuliner.